kesimpulan kejadian 8 1 22
34- 35 1 USIA FREKUENSI 20 5 21 6 22 13 23 4 24 7 25 7 26 7 27 5 28 3 29 4 30 15 31 3 33 5 35 1. 13. Grafik Poligon KELOMPOK USIA FREKUENSI NILAI TENGAH 20-21 11 20,5 22-23 17 22,5 median = 8 Kesimpulan : nilai 7 termasuk kategori kurang sebab berada di bawah median (kelompok 50% bawah)
Kejadian Kitab tentang Asal Mula. Asal mula Alam semesta, umat manusia, dan lain-lain. Sebagian besar merupakan catatan tentang sejarah mula-mula dari Keluarga yang Dipilih. Ec 3:1-8 Kesimpulan dari Materialisme Ec 3:13-22 Pasal 4. Studi tentang Kejahatan Masyarakat terpisah dari iman Ec 4:1-15 Kesimpulan, semua kesia-siaan dan kekesalan
padasimpang azimuth 22,5o dengan daerah episenter gempabumi yang diteliti. 5.2. Saran Adapun saran dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan data kejadian gempabumi yang lebih banyak lagi untuk mendapatkan hasil yang lebih meyakinkan. 2.
InjilLukas memperlihatkan keakraban Yesus dengan kaum perempuan sebagai sahabat. Ia digambarkan sangat menghargai harkat dan martabat mereka sebagai manusia. [7] Dalam Injil Lukas dapat dijumpai beberapa sosok perempuan seperti Elisabet, Maria dan Marta, Maria Magdalena, dan perempuan janda yang berasal dari Nain.
Pembantaiandi Indonesia 1965-1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah kegagalan kudeta Gerakan 30 September (G30S/PKI) di Indonesia. Sebagian besar sejarawan sepakat bahwa setidaknya setengah juta orang dibantai. Suatu komando keamanan angkatan bersenjata memperkirakan antara 450.000 sampai 500.000 jiwa dibantai.
5 Notes Rencontre Du Troisieme Type. KEJADIAN 81-22 PEMBAGIAN PARAGRAF DARI TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN NASB NKJV NRSV TEV NJB Air Bah Surut Pembebasan Nuh Air Bah Besar Akhir dari Air Bah Air Bah Surut 65-822 81-5 81-5 81-5 81-5 81-5 86-12 86-12 86-12 86-12 86-12 813-19 813-14 813-19 813-14 813 814 Mereka Mendarat 815-19 815-19 815-19 Perjanjian Allah dengan Makhluk Ciptaan Nuh Mempersembahkan Korban 820-917 820-22 22 820-22 22 820-22 22 820-22 22 820-22 22 SIKLUS PEMBACAAN KETIGA lihat hal. xv MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya memiliki satu dan satu pokok saja. 1. Paragraf pertama 2. Paragraf kedua 3. Paragraf ketiga 4. Dst. WAWASAN KONTEKSTUAL Ada suatu paralel yang nyata antara Kej 1 dan Kej 7 dalam kembalinya kekacauan akibat air. Ada suatu paralel yang nyata antara Kej 1 dan Kej 8 dalam Allah memulihkan suatu tanah penghidupan bandingkan 12 dengan 81 bandingkan 16-7 dengan 82 bandingkan 122,24 dengan 817 bandingkan 128 dengan 91-2 Kejadian 81-19 adalah suatu kebalikan dari 711-24. Ini sungguh merupakan penstrukturan sastra. KAJIAN KATA DAN FRASA NASKAH NASB UPDATED 81-5 1 Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. 2Ditutuplah mata-mata air samudera raya serta tingkap-tingkap di langit dan berhentilah hujan lebat dari langit, 3dan makin surutlah air itu dari muka bumi. Demikianlah berkurang air itu sesudah seratus lima puluh hari. 4Dalam bulan yang ketujuh, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, terkandaslah bahtera itu pada pegunungan Ararat. 5Sampai bulan yang kesepuluh makin berkuranglah air itu; dalam bulan yang kesepuluh, pada tanggal satu bulan itu, tampaklah puncak-puncak gunung. 81 “Allah” Ini adalah kata Elohim. Lihat catatan pada Kej 11 atau Topik Khusus pada 24. “mengingat” Kata ini BDB 269, KB 269, Qal IMPERFECT digunakan dalam pengertian Allah mengambil tindakan pribadi yang tepat terhadap seseorang lih. 81; 915; 16; 1929; 3022. Allah Perjanjian hampir bertindak lagi karena siapa Dia. Nuh akan menjadi sumber dari suatu kemanusiaan yang baru. “Nuh” Nama ini BDB 629 bisa berarti “beristirahat,” suatu etimologi populer berdasarkan bunyi, bukan filologi. “Allah membuat angin menghembus” KATA KERJA nya BDB 716, KB 778 adalah sebuah Hiphal IMPERFECT. Allah menggunakan suatu cara alami dalam cara mempercepat pengeringan air sisa banjir tersebut, ay 2, sebagaimana Ia lakukan dalam Keluaran lih. Kel 1421. Ada kemungkinan juga untuk bisa melihat tindakan Allah dalam pasal 8-9 sebagai berparalel dengan tindakan Allah di pasal 1. Ini adalah permulaan yang baru bagi manusia. Jika demikian, angin di sini berparalel dengan “Roh Allah yang melayang-layang” dari 12. “turun” Istilah yang sama BDB 1013, KB 1491, Qal IMPERFECT digunakan untuk kemarahan Raja dalam Ester 21. 84 “pegunungan Ararat” Ini telah diterangkan dalam tiga cara 1 sebuah pegunungan di perbatasan Turki dan Rusia; 2 sebuah pegunungan di sebelah utara dekat Danau Van; dan 3 istilah itu sendiri menunjuk pada suatu keseluruhan bentangan pegunungan Asyur urartu, BDB 76, tidak suatu puncak tertentu perhatikan kejamakan kata “pegunungan”. NASKAH NASB UPDATED 86-12 6 Sesudah lewat empat puluh hari, maka Nuh membuka tingkap yang dibuatnya pada bahtera itu. 7Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang pulang pergi, sampai air itu menjadi kering dari atas bumi. 8Kemudian dilepaskannya seekor burung merpati untuk melihat, apakah air itu telah berkurang dari muka bumi. 9Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan pulanglah ia kembali mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, karena di seluruh bumi masih ada air; lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan dibawanya masuk ke dalam bahtera. 10Ia menunggu tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya pula burung merpati itu dari bahtera; 11menjelang waktu senja pulanglah burung merpati itu mendapatkan Nuh, dan pada paruhnya dibawanya sehelai daun zaitun yang segar. Dari situlah diketahui Nuh, bahwa air itu telah berkurang dari atas bumi. 12Selanjutnya ditunggunya pula tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya burung merpati itu, tetapi burung itu tidak kembali lagi kepadanya. 86 “empat puluh hari” Frasa ini biasanya berarti “suatu kurun waktu yang lama dan tak terbatas.” Dalam konteks ini, tanggalnya sedemikian spesifik hingga ini mungkin berarti tepat empat puluh hari. “tingkap” Ini adalah istilah yang berbeda BDB 319 dari istilah yang tidak jelas dari 616 secara hurufian adalah “atap,” BDB 844I. Ukuran dan lokasinya tidak pasti namun kemungkinan adalah ada di atap itu sendiri. 86-12 Berhati-hatilah untuk tidak mengalegorisasikan burung-burung ini! Ada suatu paralel ayng tepat sama dalam sastra Mesopotamia yaitu Epos Gilgamesh 11145-55, yang sepertinya juga terlalu spesifik untuk suatu kebetulan. Ada suatu hubungan kesastraan antara Alkitab yaitu Kej 1-11 dan sastra Mesopotamia. NASKAH NASB UPDATED 813-19 13 Dalam tahun keenam ratus satu, dalam bulan pertama, pada tanggal satu bulan itu, sudahlah kering air itu dari atas bumi; kemudian Nuh membuka tutup bahtera itu dan melihat-lihat; ternyatalah muka bumi sudah mulai kering. 14Dalam bulan kedua, pada hari yang kedua puluh tujuh bulan itu, bumi telah kering. 15Lalu berfirmanlah Allah kepada Nuh 16"Keluarlah dari bahtera itu, engkau bersama-sama dengan isterimu serta anak-anakmu dan isteri anak-anakmu; 17segala binatang yang bersama-sama dengan engkau, segala yang hidup burung-burung, hewan dan segala binatang melata yang merayap di bumi, suruhlah keluar bersama-sama dengan engkau, supaya semuanya itu berkeriapan di bumi serta berkembang biak dan bertambah banyak di bumi." 18Lalu keluarlah Nuh bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya. 19Segala binatang liar, segala binatang melata dan segala burung, semuanya yang bergerak di bumi, masing-masing menurut jenisnya, keluarlah juga dari bahtera itu. 8 13 “Nuh membuka tutup” Ini sepertinya mengisyaratkan ia membuka bagian dari atapnya BDB 492. Walaupun nantinya istilah yang sama ini akan menunjuk pada kulit binatang yang menutupi tabernakel, sukarlah untuk mendukung arti tersebut di sini. 815 “berfirmanlah Allah kepada Nuh” keseluruhan konteks ini mengungkapkan kesabaran dan ketaatan Nuh. Perintah-perintah Allah yaitu 815-19 berparalel dengan 71-5. 816 “Keluarlah” Ini adalah yang pertama dari beberapa perintah dalam ay 16-17. 1. “keluarlah,” Qal IMPERATIVE BDB 422, KB 425, ay 16 2. “bawalah keluar,” Hiphil IMPERATIVE BDB 422, KB 425, ay 17 3. “berkeriapan,” Qal PERFECT yang digunakan dalam suatu pengertian IMPERATIVE BDB 1056, KB 1655, ay 17 4. “berkembang biak,” Qal PERFECT yang digunakan dalam suatu pengertian IMPERATIVE lih. 91,7 BDB 826, KB 953, ay 17 5. “bertambah banyak,” Qal PERFECT yang digunakan dalam suatu pengertian IMPERATIVE lih. 91,7 BDB 915, KB 1176, ay 17 Perintah-perintah ini berparalel dengan Kej 122,24. Dalam pengertian Allah mulai dari awal lagi. Air kekacauan menghancurkan semua kehidupan darat kecuali yang ada di bahtera. Maksud asli Allah berlanjut lih. 618 817 Perintah Allah juga 91 ini berparalel dengan Kej 122,24. Lihat Wawasan Kontekstual di awal pasal ini. NASKAH NASB UPDATED 820-22 20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. 21Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. 22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam. 820 “lalu Nuh mendirikan mezbah” Tindakan pertamanya adalah penyembahan dan ucapan syukur. Korban adalah suatu lembaga kuno lih. 43; 127,8; 1318; 2219. Ini juga tindakan pertama dari Gilgamesh dalam Epos Gilgamesh setelah banjir lih. 11156-158. “segala binatang yang tidak haram” Kriteria yang menentukan haram atau tidak haram tidak jelas lih. 72, namun nampaknya berhubungan dengan korban, bukan pedoman diet lih. Im 11; Ul 14. 821 “TUHAN mencium persembahan yang harum itu” Frasa ini digunakan dalam Alkitab dalam pengertian Allah menerima suatu persembahan khususnya Im dan Bil. Ini tidak mengisyaratkan bahwa daging adalah makanan bagi Allah sebagaimana dalam Epos Gilgamesh lih. 11159-161. Alkitab tak pernah melihat sistem pengorbanan sebagai makanan bagi makhluk Illahi sebagaimana dilakukan bangsa-bangsa di sekitarnya. “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi… Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup” Pernyataan-pernyataan paralel ini menunjukkan ketegangan dalam hati Allah antara kasihNya lih. Yes 549 akan ciptaanNya dan keadilanNya. Manusia jahat dan curang namun Allah telah memilih untuk bekerja sama dengan kita pada saatnya dan meluruskannya dalam eskhaton yaitu hari-hari terakhir. Dalam penghakiman ini sikap Allah terhadap manusia berdosa berubah. Manusia masih jahat. Sikap Allah akan berubah lagi ketika umatNya tidak mampu melaksanakan perjanjian Musa. Allah akan membentuk suatu perjanjian yang baru lih. Yer 3131-34 dan Yeh 3627-38. Manusia akan dibenarkan dengan Allah melalui hasil karya dan kematian pengorbanan Mesias. Meskipun sungguh benar bahwa Allah menjanjikan untuk tidak mengirimkan air bah lagi, II Pet. 310 menegaskan bahwa Ia akan memurnikan bumi dengan api. Allah akan bekerja sama dengan manusia berdosa namun sasarannya adalah kebenaran lih. Im 192; Mat 548. “yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya” Kejahatan yang begitu nyata sebelum air bah lih. 65,11,12,13 akan masih ada di dalam manusia yang jatuh, sebagaimana akan ditunjukkan dengan jelas oleh Nuh dan keluarganya! 822 Ketetapan dalam alam inilah yang membangkitkan ilmu pengetahuan barat moderen. Allah menetapkan uniformitarianisme yaitu aktifitas alam yang teratur dan seragam. Namun demikian, perhatikan frasa awalnya “selama bumi masih ada.” Ayat 22 dicetak dalam terjemahan Bahasa Inggris dalam suatu perikop puitis.
HomePiscine Tubulaire Intex Baltik 4 57 X H1 22MTopik Kesimpulan Kejadian 8 1 22 Terkini February 23, 2023 WebBagian kitab Kejadian ini menyatukan dua ceritera sejalan mengenai peristiwa yang sama. Ceritera pertama berasal dari tradisi Yahwista. Ia bergaya bahasa hidup dan berwarna. Web81 “Allah” Ini adalah kata Elohim. Lihat catatan pada Kej 11 atau Topik Khusus pada 24. “mengingat” Kata ini BDB 269, KB 269, Qal IMPERFECT digunakan dalam pengertian. Web1. ALLAH MENGINGAT NUH & KASIH KARUNIA. 81 Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam. Kesimpulan Kejadian 8 1 22, Masalah Pasti Berlalu Kejadian 8 - Petrus Kwik BIBLE EVERY DAY, MB, 0435, 1,593, Refresh Your Spirit, 2020-08-16T2300 19, Viral Kesimpulan Kejadian 8 1 22, Paling Baru!, 1000 x 600, jpeg, , 20, kesimpulan-kejadian-8-1-22, KAMPION WebKesimpulan Karena Abram dan Sarai tidak beriman dan tidak tekun menunggu penggenapan janji Tuhan, dan lalu mau membantu’ Tuhan dengan cara mereka sendiri,. WebDari kejadian tersebut kita dapat melihat bahwa Abraham mempunyai keyakinan penuh kepada Tuhan sehingga dengan imannya itu Allah melakukan apa yang. WebAyat SH Kejadian 221-19 Judul Diuji dan Diberkati Sekitar tahun 2003, kami berkunjung ke rumah salah seorang anggota jemaat di pedalaman Lampung. Kami. WebAyat SH Keluaran 11-22 Judul Melihat Allah di tengah kesulitan Ketika dalam kesulitan, kadang kita tidak dapat melihat rencana Allah dalam hidup kita. Nas hari ini menunjukkan. Webb Kejadian 821 ini memberikan penekanan dengan menggunakan kata-kata sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya’. yang ditimbulkan hatinya’.. Web81 Allah mengingat Nuh, dan membuat air surut. 84 Bahtera berhenti di Ararat. 86 Nuh mengirim seekor burung gagak dan kemudian seekor burung merpati. 813 Nuh, setelah. WebBagian kitab Kejadian ini menyatukan dua ceritera sejalan mengenai peristiwa yang sama. Ceritera pertama berasal dari tradisi Yahwista. Ia bergaya bahasa hidup dan berwarna. Webv 5. Hithpael, yang merupakan akar kata refleksif atau timbal ini menyatakan tindakan berulang dan berkelanjutan menuju ke akar kata PASIF nya yang. Penjelasan Kesimpulan Kejadian 8 1 22 dari video diatasAir bah di zaman Nuh begitu dahsyatnya. Bayangkan, hujan terus turun selama 40 hari dan permukaan air terus meningkat selama 150 hari hingga menutup puncak-puncak gunung. Sampai-sampai dikatakan segala manusia dan binatang yang bergerak binasa. Namun, meski semua seakan sudah berakhir, masih ada harapan bagi Nuh dan keluarganya. Gambaran ketika air bah mulai surut ini sesungguhnya memberikan satu peneguhan juga bagi kita yang saat ini mungkin seolah terombang-ambing di tengah air bah masalah. Khususnya bagi Anda sedang hilang pengharapan, mari simak video ini!Bible Every Day adalah seri video yang berisi pembahasan pasal demi pasal Alkitab secara runtut. Melalui seri ini, diharapkan kita bisa bersama-sama lebih mengenal isi Alkitab. Tidak hanya sekadar lebih rajin membaca Alkitab tapi terlebih juga bisa memahami maksud dari pesan Alkitab secara Fakta-Fakta tentang Nuh Lainnya 1. Nasihat Untuk Orang Minder Kejadian 1 Link 2. Menyakiti Pasangan = Menyakiti Diri Sendiri Kejadian 2 Link 3. Tuhan Mengasihimu Saat Kau Masih Berdosa! Kejadian 3 Link 4. Persembahan Yang Ditolak Kejadian 4 Link saya di Subscribe update video terbaru Instagram petruskwik Facebook Petrus Kwik alkitab masalah Viral Kesimpulan Kejadian 8 1 22, Paling Baru! TerbaruPicture from Renungan Harian Kejadian 8 1-22 Kegagalan Nuh Sebagai Suami populerPicture from Filsafat ilmu TerbaruPicture from Kejadian 8 PEDIA - Tampilan Pasal - Alkitab SABDA updatePicture from PPT - KITAB KEJADIAN 2 pasal 11-50 PowerPoint Presentation, free selengkapnyaPicture from PPT - KITAB KEJADIAN 2 pasal 11-50 PowerPoint Presentation, free TerbaruPicture from PPT - 1 Raja-Raja PowerPoint Presentation, free download - ID3695635 sedang trendPicture from simak NOTA SAINS TAHUN 4 UNIT 9 BUMI - Chang Tun Kuet selengkapnyaPicture from Tetap Taat Meski Terasa Berat - Kejadian 69-22 - Pikiran Kristen updatePicture from PPT - KITAB KEJADIAN 2 pasal 11-50 PowerPoint Presentation, free viralPicture from
GambarNuh melihat pada orang-orang Nuh dan keluarga mematuhi Tuhan. Semua orang lainnya sangat jahat. Tuhan memberi tahu Nuh banjir akan menutupi bumi jika orang-orang tidak bertobat. Kejadian 65–13; Musa 813–17 GambarNuh mengajar orang-orang Nuh mengajarkan kepada orang-orang bahwa Tuhan mengasihi mereka dan ingin mereka bertobat dan memiliki iman kepada Yesus Kristus. Mereka tidak mau mendengarkan. Musa 819–30 GambarNuh dan keluarganya membangun bahtera Nuh sedih karena orang-orang tidak mau bertobat. Tuhan memerintahkan Nuh untuk membangun sebuah kapal besar yang disebut bahtera. Bahtera itu akan menjaga keluarga Nuh aman selama banjir. Kejadian 614–18; Musa 825 Gambarhewan-hewan berjalan masuk ke dalam bahtera Keluarga Nuh membawa makanan ke dalam bahtera. Tuhan mengirim setidaknya dua hewan dari setiap jenisnya kepada Nuh. Hewan-hewan itu masuk ke dalam bahtera, dan tujuh hari kemudian turunlah hujan. Kejadian 618–22; 71–9 Gambarbahtera mengapung di laut Sama seperti Tuhan telah memperingatkan, hujan turun selama 40 hari 40 malam. Banjir menutupi bumi. Kejadian 76–23 Keluarga Nuh dan seluruh hewan dalam bahtera mengapung dengan aman di atas air. Kejadian 724; 81–3 GambarNuh, keluarga, dan hewan-hewan di daratan Ketika banjir surut, bahtera mendarat di tanah kering. Nuh dan keluarganya membangun sebuah mazbah untuk menyembah Tuhan dan berterima kasih kepada-Nya karena melindungi mereka. Tuhan berjanji tidak akan pernah mengirim banjir lagi ke bumi. Dia mengirim pelangi sebagai pengingat akan janji-Nya. Kejadian 813–22; 98–17
Kej. 81-22 [ITB]1 Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. 2 Ditutuplah mata-mata air samudera raya serta tingkap-tingkap di langit dan berhentilah hujan lebat dari langit, 3 dan makin surutlah air itu dari muka bumi. Demikianlah berkurang air itu sesudah seratus lima puluh hari. 4 Dalam bulan yang ketujuh, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, terkandaslah bahtera itu pada pegunungan Ararat. 5 Sampai bulan yang kesepuluh makin berkuranglah air itu; dalam bulan yang kesepuluh, pada tanggal satu bulan itu, tampaklah puncak-puncak gunung. 6 Sesudah lewat empat puluh hari, maka Nuh membuka tingkap yang dibuatnya pada bahtera itu. 7 Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang pulang pergi, sampai air itu menjadi kering dari atas bumi. 8 Kemudian dilepaskannya seekor burung merpati untuk melihat, apakah air itu telah berkurang dari muka bumi. 9 Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan pulanglah ia kembali mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, karena di seluruh bumi masih ada air; lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan dibawanya masuk ke dalam bahtera. 10 Ia menunggu tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya pula burung merpati itu dari bahtera; 11 menjelang waktu senja pulanglah burung merpati itu mendapatkan Nuh, dan pada paruhnya dibawanya sehelai daun zaitun yang segar. Dari situlah diketahui Nuh, bahwa air itu telah berkurang dari atas bumi. 12 Selanjutnya ditunggunya pula tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya burung merpati itu, tetapi burung itu tidak kembali lagi kepadanya. 13 Dalam tahun keenam ratus satu, dalam bulan pertama, pada tanggal satu bulan itu, sudahlah kering air itu dari atas bumi; kemudian Nuh membuka tutup bahtera itu dan melihat-lihat; ternyatalah muka bumi sudah mulai kering. 14 Dalam bulan kedua, pada hari yang kedua puluh tujuh bulan itu, bumi telah kering. 15 Lalu berfirmanlah Allah kepada Nuh 16 「Keluarlah dari bahtera itu, engkau bersama-sama dengan isterimu serta anak-anakmu dan isteri anak-anakmu; 17 segala binatang yang bersama-sama dengan engkau, segala yang hidup burung-burung, hewan dan segala binatang melata yang merayap di bumi, suruhlah keluar bersama-sama dengan engkau, supaya semuanya itu berkeriapan di bumi serta berkembang biak dan bertambah banyak di bumi.」 18 Lalu keluarlah Nuh bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya. 19 Segala binatang liar, segala binatang melata dan segala burung, semuanya yang bergerak di bumi, masing-masing menurut jenisnya, keluarlah juga dari bahtera itu. 20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. 21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya 「Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. 22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.」 Bagaimana perasaan Nuh di dalam bahtera? Apakah dia merasa ditinggalkan oleh Allah? Menunggu memang tidak pernah mudah, apalagi menunggu tanpa melihat masa depan bahkan lebih tidak nyaman. Desain bahtera ditutup rapat di semua sisi, dan hanya ada satu tingkap-tingkap untuk melihat ke langit, jadi selama di air bah, keluarga Nuh hanya bisa melihat ke langit. Lingkungan sekitarnya tidak terlihat, dan mereka tidak bisa melakukan apapun kecuali berdoa. Tapi ini juga merupakan kasih karunia khusus yang diberikan oleh Allah, gelombang yang bergolak, kematian ribuan orang dan ternak, dan kehancuran tanah semuanya adalah pemandangan yang menakutkan, tidak melihat mungkin merupakan berkat yang tersembunyi. Ketika kita masuk ke dalam situasi hidup di mana kita hanya bisa menunggu dan membutuhkan kesabaran, selain menunggu dengan pasif, ini juga bisa menjadi saat yang tepat bagi kita untuk aktif belajar berdoa dan mempelajari Alkitab. Kesusahan dan kesulitan juga bisa menjadi rahmat tersembunyi yang Allah persiapkan untuk kita. Kejadian 81 「Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun.」. 「Allah mengingat」, Dia tidak akan melupakan umat-Nya! Hal ini sungguh berharga, mengingatkan kita! Allah tidak pernah melupakan Nuh dan keluarganya. Dasar fondasi dari 「Allah mengingat」 adalah 「kesetiaan」 Allah, Dia mengingat janji-janji-Nya dan akan memenuhi janji-janji-Nya Yeremia 22, 3120. Allah tidak hanya mengingat Nuh, tetapi juga 「segala binatang liar dan segala ternak」 di dalam bahtera. 「Allah mengingat」 God’s remembrance memiliki tindakan praktis Dia membuat air bah surut sehingga Nuh, keluarganya, dan segala hewan itu dapat meninggalkan bahtera dengan selamat. Tidak hanya Allah mengingat Nuh, tetapi Nuh tidak melupakan Allah. Hal pertama yang dia lakukan ketika keluar dari bahtera adalah membangun mezbah dan mempersembahkan korban bakaran untuk Allah. Ayat 820, 「Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.」 Pencipta tidak hanya mencintai umat-Nya, tetapi umat-Nya juga tidak lupa Allah yang menciptakan mereka, saling mengingat, betapa indahnya gambar ini. Nuh membangun sebuah mezbah dan mempersembahkan korban bakaran. Ini adalah pertama kalinya Alkitab menyebutkan 「mendirikan mezbah」. Belakangan, ketika orang Israel mempersembahkan korban bakaran, korban harus dibakar utuh dan tidak boleh dimakan. 「Korban bakaran」 melambangkan mempersembahkan diri kepada Allah. Selain makna persembahan, Nuh juga termasuk mengucapkan rasa syukur, terima kasih atas kasih karunia dan keselamatan dari Allah. Kejadian 821-22 「Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya 『Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam』」 Penulis kitab Kejadian menggunakan antropomorfisme untuk menggambarkan reaksi Allah terhadap korban bakaran Nuh. 「TUHAN mencium persembahan yang harum itu」 adalah metafora perkenan Allah atas korban bakaran Nuh. Kata asli 「harum」 dan nama 「Nuh」 memiliki akar yang sama yaitu damai dan nyaman, menggambarkan rasa damai dari bau yang dihasilkan dari korban bakaran. Dalam Perjanjian Baru Efesus 52 juga disebutkan bahwa Kristus telah 「menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.」 Ketika Allah 「berkenan」 dengan korban bakaran Nuh, Dia memutuskan untuk 「takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia」 ayat 21, yang berarti tidak akan menggunakan lagi air bah untuk menghancurkan semua makhluk hidup. Meskipun manusia cenderung berbuat dosa, 「yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya」 ayat 21, namun Allah berjanji tidak akan menghancurkan dunia karena manusia. Renungkan• Berkali-kali ketika kita menunggu, kita akan merasa bahwa Allah diam dan tidak berkata-kata, seolah-olah Dia jauh dari kita, tetapi kita harus bertekun untuk percaya bahwa Allah tidak akan melupakan. Dia setia dan dapat diandalkan. Selama kita menunggu dengan sabar, kita akhirnya akan diselamatkan!• Apakah hidup Anda hari ini seperti bahtera yang hanyut dalam badai, tanpa mengetahui apa yang akan terjadi? Jangan takut! Allah adalah kemudi bahtera hidup Anda. Dialah yang membuat bahtera berhenti di 「Gunung Ararat」. Dia juga akan membawa kita ke tempat yang paling cocok yang Dia sediakan. Renungan pemahaman Kitab Kejadian Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kejadian 1-11 ditulis oleh Dr. Patrick Tsang 曾錫華 dipublikasi pada bulan Maret 2021 merupakan hak cipta copyright Alliance Bible Seminary 建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn. Renungan untuk Kalangan Kristen.
kesimpulan kejadian 8 1 22